handmade & natural

What is Soap? (part-1)

Posted on: July 8, 2008

What is SOAP? (Part – 1)

Pada bagian pertama ini saya akan menjelaskan tentang sejarah singkat pembuatan sabun, proses pembuatan dan bagaimana sabun dibuat.
Sejarah sabun dan pembuatan sabun dimulai pada jaman sebelum Masehi. Dipercaya bahwa sabun berasal dari lemak hewan yang dimasak dengan panci / bejana yang memakai api besar. Karena banyaknya lemak yang dimasak mengakibatkan lelehan lemak yang tumpah dan mengenai abu kayu. Ketika acara pesta memasak telah selesai, mereka membersihkan bejana / panci dengan abu, dan mereka mendapati busa yang terdapat dari abu tersebut. Catatan lain sabun digunakan untuk mencuci kain wool dan katun ditemukan pada masa Babylonia sekitar 2800 SM (sekilas saya pernah menulis di sini).

Pembuatan sabun kemudian mengalami peningkatan, yaitu membuat sabun dengan lemak binatang (domba) dan abu kayu. Berbagai tanaman dan kayu, ketika dibakar, secara alami membentuk potassium hydroxide (KOH). Kemudian jika dicampurkan dengan lemak akan membentuk sabun yang lembek jika dibandingkan sabun yang dihasilkan saat ini. Pembuatan sabun dengan cara itu merupakan resep standar yang dipakai selama ratusan tahun oleh sebagian besar penduduk dunia. Penduduk Mesir dan Spanyol menggunakan alkali yang terbuat dari ganggang laut yang dibakar. Nicholas Leblanc mengubah cara membuat sabun secara drastis membuat Sodium Hydroxide dengan garam meja biasa. Penemuan ini sangat penting untuk proses pembuatan sabun selanjutnya.

Sabun batangan masih dibuat sampai sekarang dengan memakai Sodium Hydroxide (NaOH). NaOH dikenal juga sebagai caustic soda atau soda api, NaOH bisa sangat berbahaya jika mengenai secara langsung, namun demikian ketika dicampur dengan lemak / minyak dengan takaran yang benar akan menghasilkan Garam (Sabun).

Ketepatan dalam pencampuran antara ,minyak dan NaOH menghasilkan sabun dan gliserin tanpa ada lagi sisa minyak dan alkali. Para pembuat sabun saat ini mencampurkan bahan tambahan lain seperti butter maupun minyak castor yang dikenal dengan istilah superfatting. Dengan adanya penambahan butter ini sabun menjadi lebih lembut dan sangat aman bagi kulit.

Sabun mandi saat ini yang dijual di pasaran sebenarnya bukan benar – benar sabun, mungkin lebih tepat disebut “detergent bar”. Komposisi bahan yang dipakai bukan seperti komposisi bahan yang dipakai dalam pembuatan sabun natural, namun menggunakan bahan pembuatan detergent (semisal SLS, Sodium Lauryl Sulphate), agen pembusa dan bahan – bahan semacam EDTA (pengawet) lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: